Gilabola.com – Alessandro Bastoni kini muncul sebagai alternatif yang serius Liverpool di bursa transfer musim panas. Bek Inter Milan itu disebut-sebut terbuka untuk pindah ke Anfield, di saat lini belakang The Reds mulai mendapat tanda tanya besar.
Hasil imbang 1-1 melawan Burnley di Anfield, Sabtu malam WIB, terasa seperti alarm nyaring. Liverpool gagal mengamankan poin penuh dan posisi empat besar Liga Inggris belum aman.
Saat ini pasukan Arne Slot hanya unggul satu poin dari Manchester United di posisi kelima. Situasi tersebut jelas mengkhawatirkan, apalagi performa pertahanan yang jauh dari kata solid.
Clean sheet terseret, Liverpool mulai goyah
Sepanjang musim ini, Liverpool hanya mencatatkan sembilan clean sheet dalam 31 pertandingan Liga Inggris. Angka tersebut jauh dari kata ideal untuk tim yang mengincar tiket Liga Champions.
Persoalannya bukan hanya performa, tapi juga kedalaman skuad. Liverpool hanya punya tiga bek tengah senior yakni Virgil van Dijk, Ibrahima Konate, dan Joe Gomez.
Jika salah satunya terjatuh karena cedera, dampaknya bisa berakibat fatal. Parahnya lagi, Konate disebut-sebut berpotensi hengkang secara gratis pada akhir musim 2025-26, situasi yang bisa membuat Liverpool kebingungan.
Alessandro Bastoni adalah pilihan serius dari Italia
Di tengah kondisi tersebut, laporan TEAMtalk menyebut Alessandro Bastoni sebagai target incaran Liverpool sebenarnya. Bek Inter Milan berusia 26 tahun itu dikabarkan terbuka untuk pindah ke Inggris.
Namun jalan Liverpool tidak akan mulus. Chelsea pun disebut-sebut tengah memburu bek yang saat ini memiliki valuasi sekitar £69,5 juta atau setara Rp1,35 triliun.
Persaingan ini membuat Liverpool harus bergerak cepat jika memang ingin mengamankan tanda tangan Bastoni.
Bastoni, Pilar Kuat Inter dan Kandidat Suksesor Van Dijk
Bastoni bukanlah nama sembarangan. Dalam beberapa tahun terakhir, dia bisa dibilang menjadi pemain terbaik Inter Milan.
Ia berperan besar dalam dua gelar Serie A, dua Coppa Italia, tiga Supercoppa Italiana, dan membawa Inter ke dua final Liga Champions. Rekam jejak yang jelas sudah membuktikannya.
Bermain dominan di sisi kiri dalam formasi tiga bek, Bastoni kerap disebut sebagai calon suksesor ideal Virgil van Dijk di masa depan.
Perbandingan Statistik: Bastoni vs Van Dijk
| Statistik (Liga 24/25) | Alessandro Bastoni | Virgil van Dijk |
|---|---|---|
| Klub/Negara | Inter Milan / Italia | Liverpool / Belanda |
| Usia | 26 Tahun | 34 Tahun |
| Harga Pasar (TM) | €80 juta – €85 juta | €30 juta – €35 juta |
| Menit Bermain | ~1.568 | ~1.980 |
| Umpan Progresif /90 | 6.85 | 4.12 |
| Akurasi Umpan | 89,4% | 91,2% |
| Kemenangan Duel Udara | 1.65 | 3.91 |
| Mencegat /90 | 1.24 | 1.08 |
| Membantu | 3 | 0 |
| Seprai Bersih | 8 | 11 |
*Sumber: Data diolah dari Transfermarkt & FBref (Musim 2024/25 per Jan 2026).
Solusi untuk masalah pembangunan Liverpool?
Salah satu permasalahan Liverpool musim ini adalah sulitnya membangun serangan dari belakang. Di sinilah Bastoni bisa menjadi pembeda.
Bek asal Italia itu dikenal sangat nyaman mengontrol bola. Musim ini di Serie A, ia mencatatkan rata-rata 73,7 operan per 90 menit.
Angka tersebut bahkan mendekati rekor Curtis Jones yang mencatatkan 75,4 operan dan 76,8 operan Van Dijk per laga Liga Inggris musim ini.
Dengan kualitas tersebut, Bastoni dinilai cocok untuk sistem permainan yang lebih progresif di musim 2026-27.
Bastoni dan Van Dijk, Cocok atau Tumpang Tindih?
Meski kualitasnya tak perlu diragukan lagi, namun ada satu tanda tanya besar. Bastoni dan Van Dijk sama-sama lebih nyaman bermain di sisi kiri dengan formasi empat bek.
Hal ini menimbulkan spekulasi tentang perubahan sistem. Bastoni sepanjang kariernya kerap bermain di tiga bek, bukan empat.
Menariknya, Van Dijk juga punya pengalaman bermain dalam formasi serupa bersama timnas Belanda. Kombinasi ini bukan tidak mungkin terjadi.
Menandakan Perubahan Taktik dan Masa Depan Arne Slot?
Jika Bastoni benar-benar dekat, itu bisa menjadi sinyal perubahan besar di Liverpool. Apalagi jika pihak klub mulai mempertimbangkan skema tiga bek.
Formasi ini sukses besar bersama Xabi Alonso di Bayer Leverkusen saat meraih gelar juara Bundesliga musim 2023-24. Sebuah pendekatan yang kini mulai dilirik oleh banyak klub elite Eropa.
Dengan posisi Arne Slot yang masih belum sepenuhnya aman, sulit mengabaikan keterkaitan rumor Bastoni dengan nama Alonso. Apakah ini sekadar transfer biasa, atau pertanda era baru di Anfield?
Opini Gilabola: Bastoni bukan sekedar transfer
Kami di Gilabola melihat ketertarikan Liverpool terhadap Alessandro Bastoni bukan sekadar menambah bek tengah. Ini menjadi sinyal bahwa pihak klub sadar bahwa fondasi pertahanan mereka mulai rapuh.
Jika transfer ini terwujud, dampaknya bisa jauh lebih besar dari sekedar rotasi pemain. Liverpool bisa saja terpaksa berevolusi secara taktis, termasuk meninggalkan empat bek yang selama ini menjadi identitas mereka.
Pertanyaannya kini, beranikah Liverpool mengambil risiko sebesar itu? Atau justru langkah berani inilah yang akan menyelamatkan masa depan mereka di puncak klasemen Liga Inggris?
Agen Togel Terpercaya
Bandar Togel
Sabung Ayam Online
Berita Terkini
Artikel Terbaru
Berita Terbaru
Penerbangan
Berita Politik
Berita Politik
Software
Software Download
Download Aplikasi
Berita Terkini
News
Jasa PBN
Jasa Artikel
News
Breaking News
Berita