Sabtu 02 Mei 2026 16:19
| Diperbarui:
Sabtu 02 Mei 2026 16:20
Perdana Menteri Polandia Donald Tusk mengatakan NATO mengalami “disintegrasi yang berkelanjutan” di tengah tekanan terhadap pemerintah untuk meningkatkan belanja pertahanan.
Dalam postingan di X, mantan presiden dewan Uni Eropa tersebut mengindikasikan perang kata-kata antara Presiden Trump dan Kanselir Merz dari Jerman, yang menyebabkan AS menarik 5.000 tentara ke luar negaranya, telah menandai awal dari kehancuran NATO.
Tusk mengatakan: “Ancaman terbesar terhadap komunitas transatlantik bukanlah musuh eksternal, namun disintegrasi aliansi kita yang sedang berlangsung. Kita semua harus melakukan apa yang diperlukan untuk membalikkan tren bencana ini.”
Seruan Trump untuk menarik sejumlah pasukan dari Jerman, yang menampung sekitar 40.000 prajurit, muncul ketika Merz menyatakan bahwa AS telah “dipermalukan” oleh kepemimpinan Iran.
Trump membalas Merz meskipun hubungan antara kedua pemimpin dunia tersebut berada dalam kondisi positif dalam beberapa bulan terakhir.
Merz adalah pemimpin terbaru yang mengalami keretakan hubungan dengan Trump, dimana Sir Keir Starmer berulang kali menjadi sasaran karena menolak bergabung dengan AS dan Israel dalam serangan terhadap Iran.
Seorang juru bicara NATO mengatakan: “Penyesuaian ini menggarisbawahi perlunya Eropa untuk terus berinvestasi lebih banyak di bidang pertahanan dan mengambil tanggung jawab yang lebih besar atas keamanan bersama.”
Keterbatasan pengeluaran anggota NATO
Negara-negara Eropa akan berada di bawah tekanan untuk mendanai peningkatan belanja pertahanan. Jerman melonggarkan aturan pinjamannya tahun lalu untuk memungkinkan lonjakan pengeluaran, sementara Polandia berencana membelanjakan hampir lima persen PDB untuk pertahanan tahun ini.
Sementara itu Starmer masih belum mempublikasikan Rencana Investasi Pertahanan Inggris meskipun rencana tersebut dijadwalkan pada musim gugur lalu.
Lord George Robertson, mantan ketua NATO dan Menteri Pertahanan Partai Buruh yang ikut menulis tinjauan angkatan bersenjata Inggris, mengecam Perdana Menteri karena “rasa puas diri yang korosif” karena gagal mendanai pertahanan.
Kota AM Analisis menunjukkan bahwa Inggris menjauh dari target NATO untuk membelanjakan 3,5 persen PDB untuk pertahanan pada tahun 2035.
Analisis tersebut juga menunjukkan bahwa Inggris tertinggal jauh dibandingkan negara-negara seperti Rusia dan Tiongkok dalam hal belanja militer, sementara anggota NATO lebih rentan terhadap negara-negara yang bermusuhan ketika pengeluaran militer AS tidak diperhitungkan.
PakarPBN
A Private Blog Network (PBN) is a collection of websites that are controlled by a single individual or organization and used primarily to build backlinks to a “money site” in order to influence its ranking in search engines such as Google. The core idea behind a PBN is based on the importance of backlinks in Google’s ranking algorithm. Since Google views backlinks as signals of authority and trust, some website owners attempt to artificially create these signals through a controlled network of sites.
In a typical PBN setup, the owner acquires expired or aged domains that already have existing authority, backlinks, and history. These domains are rebuilt with new content and hosted separately, often using different IP addresses, hosting providers, themes, and ownership details to make them appear unrelated. Within the content published on these sites, links are strategically placed that point to the main website the owner wants to rank higher. By doing this, the owner attempts to pass link equity (also known as “link juice”) from the PBN sites to the target website.
The purpose of a PBN is to give the impression that the target website is naturally earning links from multiple independent sources. If done effectively, this can temporarily improve keyword rankings, increase organic visibility, and drive more traffic from search results.