Manchester City sangat ssibuk di hari terakhir bursa transfer Liga Inggris. Setelah meresmikan Iliman Ndiaye dari Everton, klub kini mendapat lampu hijau untuk menyelesaikan transfer besar Enzo Fernandez dari Chelsea.
Kabar terbaru datang dari Fabrizio Romano. Sang jurnalis mengonfirmasi bahwa Fernandez telah berhasil melewati tes medis sebagai pemain baru Manchester City.
Transfer tersebut bernilai sekitar £125 juta, atau sekitar Rp2,8 triliun dengan kurs £1 = Rp22.400. Setelah tes medis selesai, proses kepindahan kini masuk tahap penyusunan dokumen dan langkah formal antara Manchester City dan Chelsea.
Enzo Fernandez Sudah Lolos Tes Medis
Romano sebelumnya melaporkan bahwa Manchester City telah mencapai kesepakatan dengan Chelsea untuk transfer Fernandez setelah negosiasi panjang.
Nilainya disebut lebih dari £125 juta.
Fernandez sendiri hanya menginginkan Manchester City. Setelah kesepakatan tercapai, gelandang Chelsea itu dijadwalkan menjalani tes medis sebelum transfer bisa dirampungkan.
Tahap tersebut kini sudah dilewati.
Romano menyampaikan melalui X bahwa Enzo Fernandez telah menyelesaikan tes medis sebagai pemain baru Manchester City. Artinya, tinggal proses administrasi dan formalitas yang harus dibereskan kedua klub.
Manchester City pun berpotensi mendapatkan salah satu transfer terbesar mereka pada deadline day.
Iliman Ndiaye Lebih Dulu Bergabung
Sebelum kabar Fernandez, Manchester City sudah lebih dulu merampungkan transfer Iliman Ndiaye dari Everton.
Penyerang tersebut didatangkan dengan biaya sekitar £65 juta, termasuk bonus atau add-ons. Jika dikonversikan dengan kurs yang sama, nilainya sekitar Rp1,46 triliun.
Ndiaye langsung mengungkapkan kegembiraannya setelah resmi pindah ke Etihad.
Ia mengatakan sudah bekerja seumur hidup untuk mendapatkan kesempatan seperti ini. Bagi Ndiaye, Manchester City merupakan salah satu klub terbaik di dunia yang sejak ia tumbuh dewasa selalu dilihatnya memenangkan berbagai gelar.
Kesempatan untuk menulis babak baru dalam sejarah klub dianggapnya sebagai peluang sekali seumur hidup.
Ndiaye juga mengakui perjalanan kariernya tidak selalu mudah. Namun, ia selalu percaya dirinya bisa bermain untuk tim yang bersaing memperebutkan gelar-gelar terbesar.
Gaya bermain City menjadi salah satu alasan mengapa ia merasa kepindahan ini sangat cocok. Ndiaye menyukai sepak bola dengan penguasaan bola dan tim menyerang yang punya keinginan mencetak gol sebanyak mungkin.
Ia pun berjanji akan memberikan segalanya untuk membantu Manchester City meraih lebih banyak kesuksesan.
PakarPBN
A Private Blog Network (PBN) is a collection of websites that are controlled by a single individual or organization and used primarily to build backlinks to a “money site” in order to influence its ranking in search engines such as Google. The core idea behind a PBN is based on the importance of backlinks in Google’s ranking algorithm. Since Google views backlinks as signals of authority and trust, some website owners attempt to artificially create these signals through a controlled network of sites.
In a typical PBN setup, the owner acquires expired or aged domains that already have existing authority, backlinks, and history. These domains are rebuilt with new content and hosted separately, often using different IP addresses, hosting providers, themes, and ownership details to make them appear unrelated. Within the content published on these sites, links are strategically placed that point to the main website the owner wants to rank higher. By doing this, the owner attempts to pass link equity (also known as “link juice”) from the PBN sites to the target website.
The purpose of a PBN is to give the impression that the target website is naturally earning links from multiple independent sources. If done effectively, this can temporarily improve keyword rankings, increase organic visibility, and drive more traffic from search results.